Kebijakan Trump Sempat Bikin 2 Atlet Khawatir

No comment 55 views

Berikut artikel Kebijakan Trump Sempat Bikin 2 Atlet Khawatir , Semoga bermanfaat

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = “//connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.3”; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

KOMPAS.com – Kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yg membatasi visa bagi sejumlah negara musim dapat berdampak ke dunia olahraga. Setidaknya, Mo Farah dan Thon Maker sempat merasakan kekhawatiran.

Sejak dilantik menjadi Presiden AS pada 20 Januari lalu, Trump sudah menandatangani dua executive order. Salah sesuatu yg direncanakan adalah berkaitan dengan visa dan pengungsi.

Berdasar laporan SBS, Trump mulai membatasi visa kepada tujuh negara, merupakan Irak, Iran, Suriah, Libia, Yaman, Sudan, dan Somalia.  

Putusan itu sempat membuat Mo Farah geram. Dia yaitu atlet yang berasal Inggris. Namun, Farah lahir di Somalia dan keluarganya tinggal di Portland, Oregon.

“Pada 1 Januari tahun ini, Ratu Inggris sudah menganugerahi aku gelar kebangsawanan. Pada 27 Januari, Presiden Trump seperti menganggap aku seperti seorang makhluk asing,” tulis Farah di laman Facebook pribadinya, Minggu (29/1/2017).

Menurut Farah, putusan Trump cuma berdasar pada prasangka dan pengabaian. Pelari berusia 33 tahun itu juga menyampaikan kebijakan tersebut dapat memecah belah dan bersifat diskriminatif.

Pihak Kementerian Luar Negeri Inggris lantas coba mencari kejelasan. Menteri Boris Johnson kemudian membahas dengan Pemerintah AS dan memberi penjelasan yg melegakan untuk Farah.

Executive order itu tak berlaku buat Mo. Dia dapat kembali ke keluarganya setelah menjalani pemusatan latihan,” jelas juru bicara Farah seperti dilansir dari BBC.

Kekhawatiran juga sempat melanda klub bola basket NBA, Milwaukee Bucks. Hal itu tidak lepas dari status pemain baru, Thon Maker.

Maker lahir di Sudan pada 25 Februari 1997. Namun, dia memiliki kewarganegaraan ganda karena keluarganya pindah ke Australia pada 2002.

Sejumlah suporter Bucks merasa khawatir Maker mulai kena dampak dari kebijakan Trump itu. Akan tetapi, kekhawatiran itu tidak terbukti karena Maker mampu bermain ketika Bucks kalah 108-112 dari Boston Celtics, Sabtu (29/11/2017).

“Apa yg terjadi di AS ketika ini, tidaklah berdampak pada Thon. Percayalah,” tulis petinggi Bucks, Alex Lasry, di akun Twitter pribadinya.

Sementara itu, pihak NBA segera merespons kebijakan Trump terkait pembatasan visa kepada sejumlah negara. Saat ini, ada 113 pemain dari luar AS di NBA yg berasal dari 41 negara

“Kami coba menggali keterangan dari Pemerintah AS tentang executive order itu dan dampaknya pada pemain kami. NBA yaitu liga global dan kalian bangga dapat menjaring banyak pemain hebat ke sini,” ujar Mike Bass, juru bicara NBA kepada FOX, Sabtu lalu.

Selain Maker, ada sesuatu pemain yang lain yang berasal Sudan yg bermain di NBA pada musim ini. Dia adalah Luol Deng, pemain Los Angeles Lakers.

 

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/01/30/21285591/kebijakan.trump.sempat.bikin.2.atlet.khawatir.
Terima kasih sudah membaca berita Kebijakan Trump Sempat Bikin 2 Atlet Khawatir . Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Kebijakan Trump Sempat Bikin 2 Atlet Khawatir"