Janji Bonus PON Dan Kekecewaan Atlet

No comment 184 views

Berikut artikel Janji Bonus PON dan Kekecewaan Atlet, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Keberhasilan kontingen  tuan rumah Jawa Barat menjadi juara umum Pekan Olah raga Nasional XIX/2016 lalu, ternyata menyisakan kekecewaan pada para atlet.

Pada acara syukuran keberhasilan Jawa Barat menjadi juara umum PON atau “jabar Kahiji”di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Minggu (13/11) lalu, Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan menyebut bonus bagi peraih medali emas adalah sebesar Rp200 juta.

Hal ini disambut kekecewaan  para atlet yg sudah berjasa membawa daerah menjadi juara umum dengan mengumpulkan 217 emas, 157 perak, dan 157 perunggu.  Mereka merasa nilai tersebut masih di bawah janji  awal sebesar Rp 300 juta buat setiap medali emas yg diraih.

Salah sesuatu yg paling kecewa adalah ikon olah raga Jabar, Triady Fauzi Sidiq dari cabang renang. Pada PON lalu, Triady mencatat prestasi fantastis dengan  mengantungi 8 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Lewat akun media sosialnya, Aji segera menuliskan kekecewaannya,”Kami telah menuntaskan janji kami,untuk menggapai “jabar kahiji” giliran kami yang menuntaskan “janji” kami kepada kalian !!!!

Menurut Aji, ia mengaku kesal sekali dengan keputusan Pemprov Jabar ini. “Masalahnya, dia janji bahwa bonus untuk atlet Jabar lebih besar daripada daerah lainnya. Ini kan salah sesuatu yg membuat kalian menjadi termotivasi memberikan yg terbaik,”kata atlet renang nasional ini.”

Menurut Triady pula, para atlet tak dapat menerima alasan bahwa besaran bonus tak boleh melebihi apa yg ditetapkan oleh Kemenpora. “”Kan dia juga mengatakan, kalau pun diberikan lebih besar daripada penetapan Menpora, tetap tak mulai ada sanksi.”

Atlet kelahiran 19 September 1991 ini menyebut ia memang ingin menorehkan prestasi yg baik buat  daerahnya di PON yg mungkin terakhir bagi dirinya. “Target aku yg terakhir sebagai atlet renang adalah tampil di final Asian Games 2018.”

Tuan rumah Jawa Barat menjadi juara umum PON XIX dengan mengumpulkan  217 emas, 157 perak, dan 157 perunggu. Kontingen Jawa Timur  berada di peringkat beberapa dengan mengumpulkan  132 medali emas, 138 medali perak, dan 134 perunggu. Juara bertahan DKI berada di urutan tiga dengan  132 emas, 124 perak, dan 118 perunggu.

Sementara penyerahan bonus untuk kontingen DKI pun tertunda berkaitan dengan berlangsungnya Pilkada yg mulai berlangsung pada Februari 2017. Rencana awal bonus diserahkan pada 19 Oktober yg kemudian diundur pada 27 OKtober dan mulai diserahkan gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Tetapi setelah Ahok mengambil cuti buat mengikuti proses Pilkada, pemberian bonus PON ini pun menjadi menggantung lagi.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/11/17/16284701/janji.bonus.pon.dan.kekecewaan.atlet
Terima kasih sudah membaca berita Janji Bonus PON dan Kekecewaan Atlet. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Janji Bonus PON Dan Kekecewaan Atlet"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.