Jabar Unggul Jauh, Protes Di Cabang Karate

No comment 73 views

Berikut artikel Jabar Unggul Jauh, Protes di Cabang Karate, Semoga bermanfaat

BANDUNG. Kompas.com – Kontingen tuan rumah Jawa Barat melanjuutkan dominasi dengan semakin jauh meninggalkan juara bertahan DKI Jakarta dalam perolehan medali Pekan Olah Raga Nasional XIX/2016, Senin (19/09/2016).

Jawa Barat kini mengumpulkan 63 medali emas, 30 perak dan 35 perunggu. Mereka unggul lebih dari beberapa kali lipat peroelhan mefdali emas juara bertahan DKLI Jakarta yg menmgumpulkan 28 emas, 33 perak dajn 33 perunggu.

Keunggulan DKI diintai oleh pesaing utama, Jawa Timur yg kini cuma terpaut beberapa medali emas dari DKI. Jartim mengumpulkan 26 emas, 35 perak dan 23 perunggu.

Namun pelaksanaan PON hari ketiga ditandai dengan protes di cabang olah raga karate. Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Dody Rahmadi Amar melakukan protes keras terkait penyediaan wasit juri yg bertugas dalam memimpin pertandingan dengan penggunaan sistem teknologi komputer.

Bahkan, DKI mengancam mulai walkout dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX-2016 seandainya panitia penyelenggara dan Panitia Besar (PB PON) mengabaikan surat protes yg dilayangkan kepada mereka.

Kebijakan Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB Forki) atas aturan sepihak pada gelaran PON yg meliputi penerapan drawing berbasis komputerisasi serta pemberian wild card pada Pengprov yg dianggap merugikan dua Pengprov lain. Dody menyampaikan kebijakan yg diambil oleh PB Forki menganulir hasil Rapat Kerja Nasional (Rakornas) PB Forki 2015 yg menyebutkan adanya pembatasan umur dan pengundian manual bagi dalam PON 2016 Jabar. Dengan adanya kebijakan tersebut, PB Forki sudah mengabaikan suara mayoritas para anggotanya.

Dengan adanya kebijakan baru itu, maka atlet yg berusia diatas 30 tahun, ini merusak proses regenerasi atlet. Sedangkan drawing elektronik mengesampingkan asas keadilan karena ketika diujicoba pada KSAD Cup dua waktu dulu pun hasilnya berantakan, sehingga drawing manual dianggap menjadi pilihan terbaik.

Dalam surat resmi yg ditembuskan kepada Ketua Umum PB FORKI, Ketua Umum PB PON, Gubernur DKI Jakarta, Ketua Umum KONI Pusat dan Ketua Umum FORKI DKI Jakarta disebut ada tiga poin tuntutan. Pertama, meminta mengganti sistem penyediaan pengundian wasit dan juri yg mulai memimpin pertandingan dengan sistem manual.

Kedua, memohon agar anggota dewan wasit dari Jawa Barat buat tak ditempatkan pada Tatami Manajer (TM). Serta meminta agar pada ketika atlet DKI bertanding tak memakai wasit/juri dari tuan rumah supaya tak menimbulkan ketidakobyektifan dan merugikan tim lain, khususnya DKI Jakarta.

Selain DKI Jakarta, Dody mengatakan, sejumlah Pengprov Forki yang lain juga mengajukan keberatan serupa, seperti Maluku, Sulawesi Selatan, Papua, Banten. Jika kebijakan PB Forki itu tetap dijalankan,  Dody mengaku khawatir ketika pertandingan PON 2016 Jabar berlangsung dengan memperebutkan 16 medali emas, mulai banyak protes yg terjadi karena hasil pertandingan yg tak adil. Sayang, Dody enggan menyebut Pengprov yang lain yg juga memprotes hasil tersebut.

Kecurangan di dalam gelaran karate PON ini membuat Ketua Umum PB Forki, Gatot Nurmantyo kesal. Bahkan, Gatot tak mau mengalungi medali kepada pemenang dan memberikan jempol terbalik kepada wasit seraya meninggalkan lokasi pertandingan.

Tak cuma itu, di kelas kumite beregu putra dan putri, DKI disebut belum mendaftarkan para atletnya yg mulai tampil. Padahal, hal itu telah dilakukan. Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya panpel pun memasukkan nama atlet DKI di kelas kumite.

“Kami kesal. Kami merasa dicurangi sejak awal, bahkan sejak Pra PON. Hal ini seperti telah disetting segala oleh tuan rumah. Karena itu, seandainya sampai malam ini belum ada tanggapan dari panpel maupun PB PON, kita mulai walkout dari gelaran PON,” tegas Dody.

Perolehan medali sementara (Senin, 19/9/2016)

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/19/23590151/jabar.unggul.jauh.protes.di.cabang.karate
Terima kasih sudah membaca berita Jabar Unggul Jauh, Protes di Cabang Karate. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Jabar Unggul Jauh, Protes Di Cabang Karate"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.