Indonesia Tertinggal 1-2

No comment 124 views

Berikut artikel Indonesia Tertinggal 1-2, Semoga bermanfaat

MANILA, Kompas.com – Tim Indonesia gagal memenuhi target buat mencuri kemenangan dari nomor ganda Piala Davis Grup II Zona Asia Oceania di Manila, Filipina, Sabtu (4/2) setelah pasangan Sunu Wahyu Trijati dan David Agung Susanto harus mengakui keunggulan duet tuan rumah, Treat Conrad Huey/Francis Casey Alcantara.

Ganda Merah Putih itu kalah straight set dalam laga di lapangan tanah liat indoor Philippine Columbian Association, 2-6 4-6 4-6. “Kami telah berusaha melawan semaksimal mungkin, namun lawan terutama Treat Huey memang memiliki kualitas lebih baik,” tutur Sunu Wahyu Trijati.

Treat Conrad Huey, spesialis ganda yg menjadi andalan Filipina itu memang menjadi momok buat duet Indonesia sepanjang laga berdurasi sesuatu jam 33 menit itu. Petenis kidal yg menemempati peringkat double ke-26 dunia itu sukses menghunjamkan 10 aces alias service tidak tertepis lawan, sementara cegatan volinya pun tajam mematikan ketika berada di depan net selama laga.
          
Dengan kekalahan ini, Indonesia tertinggal sementara 1-2 dari tuan rumah Filipina. Untuk memelihara peluang memenangi laga babak pertama perebutan lambang supremasi tenis beregu putra dunia itu kubu Merah Putih harus memenangi partai keempat antara David Agung Susanto menghadapi tunggal penting tuan rumah, Ruben Gonzales.
          
“Saya percaya dapat mengalahkan Ruben seperti empat tahun dahulu dalam sebuah turnamen di Bangkok, Thailand,” ujar David yg pada hari pertama berhasil menyumbangkan sesuatu angka kemenangan buat tim Merah Putih.
          
Bila David menang, penentuan pemenang dari meeting ke-11 antara kedua negara di arena Piala Davis ini mulai ditentukan dari partai kelima atau penutup antara beberapa petenis yg mengalami kekalahan di hari pertama. Yakni Aditya Hari Sasongko berhadapan dengan Alberto Lim.
          
“Kami, tentu saja, berharap Ruben bisa menang di partai keempat buat memastikan Filipina lolos ke babak selanjutnya,” ucap non-playing captain tuan rumah, Karl Santamaria.
          
Sesuai aturan Piala Davis, kedua negara memiliki kesempatan buat mengubah komposisi petenisnya pada hari terakhir. Baik Indonesia atau pun Filipina dapat mengganti petenis tunggal buat partai keempat hingga sesuatu jam menjelang laga yg dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 waktu setempat atau 12.00 WIB. Sementara bagi nama petenis bagi tunggal terakhir mampu diajukan 10 menit setelah partai keempat usai.
          
“Kami memang tertinggal 1-2, tetapi itu adalah posisi sementara karena pertandingan belum berakhir. Masih ada peluang bagi memetik kemenangan atas Filipina. Dan, peluang itu harus diperjuangkan semaksimal mungkin,” pungkas Suharyadi, pelatih kepala tim Indonesia.

Hasil Jumat (3/2)
Filipina v Indonesia 1-1
1.       Alberto Lim v David Agung Susanto 6-3 6-2 2-6 1-6 1-1 ret
2.       Ruben Gonzales v Aditya Hari Sasongko 6-2 6-2 6-4

Sabtu (4/2),
Filipina v Indonesia 2-1
3.       Treat Conrad Huey/Fancis Casey Alcantara v Sunu Wahyu Trijati/Anthony Susanto 6-2 6-4 6-4

Jadwal Minggu (5/2), 12.00 WIB
4. Ruben Gonzales v David Agung Susanto
5. Alberto Lim v Aditya Hari Sasongko

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/02/04/23125671/.indonesia.tertinggal.1-2
Terima kasih sudah membaca berita Indonesia Tertinggal 1-2. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Indonesia Tertinggal 1-2"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.