Finis Ke-4 Di Fuji, Sean Gelael Mengaku Belum Puas

No comment 71 views

Berikut artikel Finis Ke-4 di Fuji, Sean Gelael Mengaku Belum Puas, Semoga bermanfaat

OYAMA, KOMPAS.com – Pebalap Indonesia, Muhammad Sean Gelael, mengaku belum puas dengan hasil finis di urutan keempat pada balapan seri ketujuh FIA World Endurance Championship di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang, Minggu (16/10/2016).

“Finis keempat telah cukup bagus. Namun, kalau ditanya soal kepuasan, tentu kita ingin mendapatkan hasil yg lebih bagus. Mudah-mudahan pada balapan berikutnya kita dapat ambil podium,” ujar Sean dalam rilis yg diterima Kompas.com.

Sean turun membela Extreme Speed Motorsport yg diperkuat Jagonya Ayam KFC Indonesia, bersama Antonio Giovinazzi (Indonesia) dan Giedo Van der Garde (Belanda).

Sean mengaku mendapatkan banyak pelajaran setelah menjalani debut pada balap ketahanan enam jam ini. Dia belajar bagi lebih memahami manajemen waktu dan strategi balapan.

JAGONYA AYAM Pebalap Indonesia, Muhammad Sean Gelael (kanan), bercengkerama dengan rekan sesuatu timnya, Antonio Giovinazzi (Italia), sebelum turun pada balapan seri ketujuh World Endurance Championship di Sirkuit Fuji Speedway, Jepang, Minggu (16/10/2016).

Giovinazzi turun sebagai pebalap pertama ketika balapan. Start dari posisi ketiga, dia memamerkan performa bagus dengan segera menyodok ke posisi kedua selepas tikungan 1.

Posisi itu dapat dia pertahankan sampai 45 menit balapan berjalan dan masuk pit stop. Giovinazzi digantikan Van der Garde yg menjalani balapan selama 90 menit ke depan dengan sekali pit stop dan pergantian pebalap.

Sayangnya, proses pergantian pebalap tak berjalan mulus. Mesin mobil sempat mati karena persoalan elektronik. Saat mobil berjalan, indikator batas kecepatan di pit lane belum berfungsi. Van der Garde pun mendapat hukuman penalti 20 detik.

Sean melanjutkan balapan 90 menit berikutnya. Sean tampil konsisten dengan kecepatan rata-rata per lap-nya 175 kilometer per jam. Perlahan Sean dapat mengejar yg kemudian dilanjutkan Giovinazzi.

Saat finis, mereka cuma berselisih 23 detik tim Signatech Alphine, 49 detik dari tim RGR Sport, dan 51 detik dari sang juara, tim G-Drive Racing.

 

Good comeback… finished P4 in a very eventful day. Electronic issues cost us the race but we are #OnwardsAndUpwards

A photo posted by Sean Gelael (@gelaelized) on Oct 16, 2016 at 2:06am PDT

“Ya, memang sangat disayangkan. Jika melihat catatan waktu pebalap di depan kami, bedanya sangat dekat. Andai kita tidak kehilangan waktu, setidaknya podium dapat kita dapatkan,” kata Ricardo Gelael, pemilik tim Jagonya Ayam.

Balapan FIA WEC buat kategori LMP2 dikuti 11 tim. Beberapa tim diperkuat sejumlah mantan pebalap F1, di antaranya Bruno Senna, Will Stevens, Vitaly Petrov, Roberto Merhi dan Van der Garde.

Selain LMP2, ada juga kategori LMP1, GT Pro, dan GT Amatir. Total ada 32 tim yg turun pada seri ketujuh ini dan mereka menjalani lomba secara bersamaan.

WEC 2016 masih menyisakan beberapa seri lagi merupakan di Sirkuit Shanghai (China) pada 4-6 November dan di Sirkuit Sakhir (Bahrain) pada 17-19 November.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/10/16/19591271/finis.ke-4.di.fuji.sean.gelael.mengaku.belum.puas
Terima kasih sudah membaca berita Finis Ke-4 di Fuji, Sean Gelael Mengaku Belum Puas. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Finis Ke-4 Di Fuji, Sean Gelael Mengaku Belum Puas"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.