Dukungan Buat Owi/Butet Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade

No comment 109 views

Berikut artikel Dukungan buat Owi/Butet Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Harapan Indonesia buat menghidupkan kembali tradisi emas olimpiade, kini berada di pundak Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir setelah ganda campuran terbaik Indonesia ini menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yg melaju ke final Olimpiade Rio 2016.

Menpora Imam Nahrawi pun bersyukur karena Owi/Butet menembus finis dan mengajak masyarakat bagi mendoakan agar keduanya bisa merebut emas.

“Alhamdulillah, kabar baik dari Rio Janeiro Tontowi/Liliyana maju ke final. Mari kalian doakan agar pasangan ganda campuran ini mampu menggapai hasil terbaik di final dan mempersembahkan emas buat Indonesia,”kata Menpora Imam Nahrawi mengomentari keberhasilan Tontowi Ahmad/Liliyana melaju ke babak final, Selasa (16/8) pagi.

Seperti diketahui, Tontowi/Liliyana sukses melaju ke final Olimpiade Rio 2016 setelah mengalahkan unggulan teratas yang berasal Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei dengan skor meyakinkan, 21-16 dan 21-15.

Di babak final, Owi/Butet mulai berhadapan dengan pasangan Malaysia, Chan Peng Soo/Goh Liu Ying, Rabu (17/8) malam. Chan/Goh melaju ke final juga dengan mengalahkan pasangan Tiongkok, Xu Chen/Ma Jin, 21-12 dan 21-19.

“Terimakasih Tontowi/Liliyana, mengalahkan unggulan pertama dan juara bertahan olimpiade buat maju ke final sudah memberikan harapan besar kepada masyarakat Indonesia. Kita segala tetap optimistis dan semoga di final, Tontowi/Liliyana tampil tenang dan lepas dan menemukan permainan terbaik sehingga dapat mengatasi pasangan Malaysia. Mudah-mudahan ‘kado emas’ dapat dipersembahkan Tontowi/Liliyana buat Indonesia yg mulai merayakan HUT RI ke-71,” tambah Nahrawi.

Pasangan campuran terbaik Indonesia Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya harapan Indonesia buat meraih emas setelah wakil-wakil Merah Putih lainnya berguguran. Termasuk ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yg dikalahkan Yu Yang/Tang Yuanting (Tiongkok), dengan skor 11-21, 14-21 di babak 8 besar, dan tunggal putra Tommy Sugiarto yg dihentikan Rajiv Ouseph (Inggris Raya) dengan 13-21, 21-14, 16-21 di babak 16.

Meski atlet bulutangkis Indonesia yang lain gagal ke final juga mayoritas atlet-atlet Indonesia di cabor yang lain gagal menyumbang medali, Menpora tetap memberikan apresiasi dan mengatakan terima kasih karena mereka telah berusaha memberikan yg terbaik buat Indonesia.

“Terimakasih kepada seluruh patriot-patriot Indonesia yg telah berusaha tampil maksimal. Meski tak mendapatkan medali dan sejauh ini Indonesia baru mendapatkan beberapa medali perak dari angkat besi, kita yakin bahwa seluruh atlet sudah berusaha semaksimal mungkin. Teruslah berlatih buat meningkatkan prestasi,” tutur Menteri yang berasal PKB ini.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/16/14065021/dukungan.buat.owi.butet.kembalikan.tradisi.emas.olimpiade
Terima kasih sudah membaca berita Dukungan buat Owi/Butet Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Dukungan Buat Owi/Butet Kembalikan Tradisi Emas Olimpiade"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.