Dua Pemain Impor Tak Berdaya

No comment 124 views

Berikut artikel Dua Pemain Impor Tak Berdaya, Semoga bermanfaat

SURABAYA, Kompas.com – Final Djarum Superliga Badminton 2017 tim putri diprediksikan mulai berlangsung sengit. Tetapi pada laga yg digelar Sabtu (25/2) siang, Mutiara Cardinal berhasil mematahkan kekuatan Berkat Abadi dengan skor meyakinkan 3-0.

Dua tunggal putri yg mereka datangkan tidak bisa meraih angka. Zhang Beiwen dan Yip Pui Yin dipaksa mengakui keunggulan Hanna Ramadini dan Gregoria Mariska. Sementara ganda pertama mereka, Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta pun gagal menyumbangkan angka usai dipaksa menyreah oleh Tiara Rosalia Nuraidah/Yulfira Barkah.

“Itu susunan pemain terbaik yg kita miliki, keadaan Zhang Beiwen memang tak dalam keadaan prima, ada cedera di kaki. Kami tanya dia main atau tidak, dia bilang bersedia main. Dan kaki kanannya bengkak, dia tak bilang, bahkan tadi memang sempat mau retired, tetapi referee belum mengizinkan jadinya main biasa saja,” ujar manajer tim, Vincent Lee.

Ia pun menuturkan bahwa keadaan ganda pertama mereka pun tengah tak dalam keadaan prima. “Kondisi Rizki juga tak fit, dan agak keteteran. Kami juga tak milik pilihan yang lain buat ganda putri, kalian telah antisipasi seluruh cuma memang kan itungan kita, Zhang dan ganda putri pertama dapat sumbang angka. Kita memang telah perkirakan Yip kalah, dan kalian ingin ambil di ganda kedua, kita memang meleset di beberapa partai pertama. Dan kita tetap sportif, dan harus kalian akui kalau Mutiara hari ini lebih bersiap bagi menang superliga,” tambahnya.

Capaian Berkat Abadi sebagai tim debutan pun tidak mampu dipandang sebelah mata. Tim yg bermarkas di Banjarmasin ini semula cuma menargetkan bagi mampu lolos ke semifinal. “Dengan hasil ini, pimpinan kami inginnya juara, tapi kalian kenyataannya Zhang memang cedera. Dan kalian harus terima kekalahan ini, kalau kecewa masih kecewa, tetapi melihat penampilan anak-anak dan berbagai pengalaman yg dapat diambil dari Superliga ini aku puas,” tambahnya.

Berkat Abadi adalah klub yang berasal Banjarmasin yg telah tujuh tahun melakukan pembinaan usia dini di Banjarbaru. Mereka pun tengah mempersiapkan wisma atlet yg diperkirakan mulai selesai di akhir tahun 2017 ini dan mereka menargetkan bagi mampu bermain di Djarum Superliga Badminton mendatang dengan kekuatan atlet sendiri.

“Kami mungkin butuh waktu bagi mampu bermain dengan atlet binaan kita sendiri, mungkin 5 sampai 10 tahun lagi,” pungkasnya.

Hasil pertandingan final Mutiara Cardinal vs Berkat Abadi
Hanna Ramadhini vs Zhang Beiwei 21-15, 21-10
Tiara Rosalia Nuraidah/Yulfira Barkah vs Greysia Polii/Rizki Amelia Pradipta 21-15, 21-14
Gregoria Mariska vs Yip Pui Yin 21-18, 21-18
Suci Rizki Andini/Maretha Dea Geovani vs Anggia Shitta Awanda/Della Destiara Haris (tidak dimainkan)
Hera Desi Ana Rachmawati vs Lindaweni Fanetri (tidak dimainkan)

Perebutan tempat ketiga, Hokuto Bank vs Tjakrindo Masters
Kawakami Saena vs Fitriani 14-21, 9-21
Matsumoto Mayu/Nagahara Wakana vs Ni Ketut Mahadewi Istarani/Meirisa Cindy Sahputri 21-11, 21-12
Nagata Rei vs Aprilia Yuswandari 21-9, 21-19
Uratani Natsumi/Murayama Yumi vs Miki Kashihara/Miyuki Kato 20-22, 22-20, 13-21
Nakamuri Yuri vs Yasuda Miku 21-12, 21-14

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2017/02/25/17583171/dua.pemain.impor.tak.berdaya
Terima kasih sudah membaca berita Dua Pemain Impor Tak Berdaya. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Dua Pemain Impor Tak Berdaya"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.