DKI Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum Dengan Fair

No comment 98 views

Berikut artikel DKI Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum dengan Fair, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Kontingen DKI bertekad mempertahankan posisi juara umum Pekan Olah Raga Nasional (PON) melalui persaingan sehat, terutama di cabang-cabang olah raga subyektif.

Hal ini diungkap Ketua Umum Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian, Kamis (8/9/2016). Menurut Eyi -panggilan Raja Sapta Ervian- pihaknya mulai memberi perhatian khusus pada cabang-cabang non terukur yg memerlukan penilaian subyektif dari dewan juri.

“Prinsip kalian adalah mempersiapkan para atlet sebaik mungkin buat bisa tampil terbaik dan jauh lebih unggul dari lawan mereka. Dengan demikian, kami milik pegangan kuat apabila ada penilaian di lapangan  yg janggal,” katanya.

Kontingen DKI yaitu juara umum pada PON 2012 yg berlangsung di Riau. Namun  dalam  PON  yg mulai berlabgsung di Jawa Barat, 17-29 September, DKI memperhitungkan ambisi tuan rumah Jawa Barat dan Jawa Timur yg berkeinginan buat memperbaiki peringkat mereka.

“Setiap daerah tentu berhak memiliki ambisi dalam hal peringkat. Buat kami, DKI tiba ke tanah legenda Jawa Barat dengan tekad menjadi tamu yg baik. karena itulah, kalian juga berharap mulai menghadapi tuan rumah yg baik,” lanjutnya.

Eyi mengaku Gubernur Basuki Tjahaja Purnama tdiak pernah secara eksplisit berbicara tentang target mempertahankan juara umum. Menurutnya, Gubernur lebih suka membicarakan dalam konteks persiapan menuju ajang prestasi internasional terutama Asian Games 2018 yg mulai diselenggarakan di jakarta dan Palembang.

 Kontingen ibu kota DKI Jakarta, cuma menjadikan multiajang empat tahunan tersebut sebagai batu loncatan buat dapat mengirimkan banyak atlet yang berasal DKI Jakarta ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 tersebut.

“Tujuan akhir kita bukan pada PON 2016 Jabar, tetapi itu menjadi ajang pembuktian untuk atlet bagi berkompetisi di dalam negeri. Semangat seperti itulah yg perlu dibangun, bukan fanatisme daerah yg justru dikedepankan,” ungkapnya.

Dengan target buat mengirimkan banyak atlet ke ajang internasional, Eyi menegaskan, pihaknya mulai selalu membina atlet yg ada ketika ini hingga selepas PON Jabar. Bahkan, berdasarkan instruksi dari Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, pembinaan atlet DKI selepas PON 2016 Jabar mulai difokuskan buat berlatih di luar negeri.

Untuk PON 2016 Jabar, DKI Jakarta menerjunkan 902 atlet yg mulai berlaga di 44 cabang olahraga yg dipertandingkan. Keseriusan DKI Jakarta bagi menghadapi PON 2016 Jabar ditunjukkan dengan memberangkatkan atlet dari 16 cabang olahraga berlatih ke luar negeri dan 22 cabang olahraga mendapatkan pelatih asing.

Pada ajang yg mulai berlangsung 17-29 September itu,  para atlet ibu kota ditargetkan dapat membawa pulang sebanyak-banyaknya medali emas atau bahkan lebih dalam PON 2016 Jabar dari 756 keping medali emas yg diperebutkan. Meski demikian, sejumlah kendala non-teknis diungkapkan Eyi, menjadi kendala untuk kontingen DKI buat dapat meraih target medali emas tersebut.

“Dalam dinamikanya banyak aturan yg berubah-ubah. Misalnya saja di cabor renang, tiba-tiba ada pembatasan umur, padahal sebelumnya tak dibahas. Kemudian di ajang bridge, jadwalnya banyak yg dibenturkan, sehingga atlet tak mampu bertanding di beberapa nomor. Tapi kita tetap berupaya maksimal memenuhi target awal,” ujarnya.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/09/00063441/dki.ingin.pertahankan.gelar.juara.umum.dengan.fair
Terima kasih sudah membaca berita DKI Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum dengan Fair. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "DKI Ingin Pertahankan Gelar Juara Umum Dengan Fair"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.