Dinilai Buruk, Menpora Ajak Tingkatkan Kinerja

No comment 147 views

Berikut artikel Dinilai Buruk, Menpora Ajak Tingkatkan Kinerja, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com — Menpora Imam Nahrawi menghadiri Kegiatan Internalisasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Penyerahan Piagam Perjanjian Kinerja Kemenpora Tahun 2016 di Auditorium Wisma Menpora Jakarta, Senin (6/6/2016) pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat eselon I, eselon II, eselon III, dan eselon IV di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Kepada para pejabat eselon I, II, III, dan IV, Menpora mengatakan bahwa reformasi birokrasi bukanlah satu yg baru. Reformasi birokrasi ini mengubah satu menjadi lebih baik daripada yg telah ada sebelumnya, yg yaitu perubahan signifikan pada elemen-elemen birokrasi, seperti manajemen perubahan, penataan peraturan perundang-undangan, penataan dan penguatan organisasi, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik

“Melalui reformasi birokrasi ini, diharapkan mampu diwujudkan tata kelola pemerintahan yg dapat buat mendukung dan mempercepat keberhasilan pembangunan di berbagai bidang. Di Kemenpora sendiri kami mempunyai tanggung jawab terhadap keberhasilan pembangunan kepemudaan dan keolahragaan, ” ujar Menpora.

Perjanjian kinerja ini yaitu tekad dan janji rencana kinerja tahunan yg harus dicapai dan diwujudkan oleh seorang penerima amanah kepada atasannya. “Hal ini sama halnya dengan aku ketika menerima jabatan menteri ini. Saya membuat perjanjian dengan presiden buat mampu mendukung dan mempercepat pembangunan di bidang kepemudaan dan keolahragaan. Saya berharap juga kepada bapak/ibu sekalian, dengan adanya perjanjian kinerja yg dibuat ini, bapak dan ibu harus mampu berkomitmen bagi bekerja dengan baik, berintegritas, akuntabilitas, dan transparansi,” tandas Imam.

“Selain itu pula, hari ini kami mendapat pemaparan hasil evaluasi yg luar biasa dari Kemenpan RB. Dari hasil evaluasi ini, Kemenpora berada di bawah rata-rata semua kementerian/lembaga. Tentu berdasarkan hasil ini, kalian harus mampu memperbaiki diri kita, beranjak dan berlari ke arah yg lebih baik. Banyak hal yg perlu kalian evaluasi dan perbaiki,” lanjutnya.

Menpora menuturkan, di Istana Negara pada ketika penyampaian hasil pemeriksaan BPK pada tahun 2016, dirinya dikritik dan ditegur oleh BPK. “Saya dibilang tak tegas buat menindak bawahan terhadap hasil temuan BPK di Kemenpora. Hal ini tentu tak mengenakkan, tapi ini adalah momentum bagi kalian mengevaluasi diri dan kinerja kita. Kita harus melihat bahwa seluruh yg disampaikan itu adalah satu yg harus kami ubah, satu yg harus kalian perbaiki, tak boleh lagi kalian membiarkan, tak boleh lagi kami menunda-nunda sesuatu,” tegas Imam.

Setelah Menpora memberikan sambutan, dilaksanakan penandatanganan piagam perjanjian kinerja antara pejabat eselon I di lingkungan Kemenpora dengan Menpora Imam Nahrawi, merupakan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Sakhyan Asmara, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Gatot S Dewabroto.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/06/06/21312071/dinilai.buruk.menpora.ajak.tingkatkan.kinerja
Terima kasih sudah membaca berita Dinilai Buruk, Menpora Ajak Tingkatkan Kinerja. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Dinilai Buruk, Menpora Ajak Tingkatkan Kinerja"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.