Didera Cedera, Atlet DKI Sabet Emas Loncat Indah

No comment 85 views

Berikut artikel Didera Cedera, Atlet DKI Sabet Emas Loncat Indah , Semoga bermanfaat

BANDUNG, Kompas.com – Meskipun salah sesuatu atletnya, Adityo Restu Putra mengalami cedera, dia bersama Andriyan tetap dapat buat menyumbangkan medali emas untuk DKI Jakarta di nomor menara synchro putra usai mencetak 363,51 poin.

Adit mengalami cedera usai menjalani pemusatan latihan selama beberapa bulan di Tiongkok. Tak cuma Adit, dua atlet loncat indah Ibukota lainnya pun turut cedera, seperti Maria Natalia Dinda dan Lina Dini Yasmin.

“Saya cedera di bagian tulang lumban ketiga dan keempat di atas tulang ekor. Kadang sakitnya masih suka berasa. Tapi, ketika berlomba tak perlu aku rasakan, yg terpenting semangat saja tampilnya,” kata Adit usai pengalungan medali di Kolam Renang UPI, Bandung, Kamis (22/9).

DKI Jakarta sebenarnya sempat ketinggalan poin di loncatan awal. Tapi di loncatan keempat, Adit dan Andriyan segera melesat dan mendapatkan poin paling bagus dari juri.

Setelah itu, mereka juga tampil lebih tenang dan berusaha menjaga konsistensi loncatan. Terbukti, hasilnya mereka bisa unggul dari wakil Jawa Timur yg yaitu peraih medali emas SEA Games 2011 Jakarta, M. Nasrullah Luthfi Niko Abdillah yg mendapatkan skor total 349,32 yg harus puas dengan perak serta wakil Sumatera Selatan, Yongki dan M.Ridho Akbar dengan 280,56 lewat raihan perunggu.

Atas kemenangan itu, Kepala Pelatih loncat indah DKI Harly Ramayani mengatakan, hasil yg diraih anak asuhnya itu cukup lumayan. Kendati demikian, mereka tetap perlu memperbaiki teknik dan gerkan serta peningkatan faktor kesulitan buat mampu lolos ke pelatnas dan menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di SEA Games 2017 Malaysia.

Ditambahkan Harley yg yaitu anggota Komisi Teknik loncat indah Asia itu, cedera yg dialami Adit bukan semata-mata setelah dia latihan di Tiongkok, tetapi juga karena para atletnya sempat berhenti latihan selama 1,5 bulan akibat renovasi kolam renang di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta bagi persiapan Asian Games 2018. Karena itu, para atlet jarang mendapatkan latihan dryland (latihan kering) dan cuma lebih kadang latihan air di kolam renang Simprug.

Sayang, hal itu tak diikuti Sari Ambarwati yg harus puas atas perunggu di nomor papan 1 meter putri. Sari cuma bisa meraih perunggu usai menorehkan poin 224,10 di mana Dinda cuma dapat finis kelima dengan skor 200,75.

 
Medali emas diraih wakil Jawa Timur Della Dinasari Harimu (264,05) dan perak direbut Eka Purnama Indah dari Kalimantan Selatan (233,65).

“Dinda, otot bahu kanannya sobek, Lina juga tetapi lebih parah lagi. Ini pelajaran untuk kalian bagi ke depannya agar lebih fokus dan detail dalam memberikan program latihan serta lebih aware terhadap keadaan atlet,” pungkas Harly.

Tim loncat indah DKI selanjutkan mulai mengikuti Kejuaraan Asia yg digelar di Jepang, pertengahan November mendatang. Itu jadi persiapan terakhir di 2016 sekaligus masuk dalam persiapan program latihan pelatnas menuju SEA Games 2017.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/09/23/00070281/didera.cedera.atlet.dki.sabet.emas.loncat.indah.
Terima kasih sudah membaca berita Didera Cedera, Atlet DKI Sabet Emas Loncat Indah . Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Didera Cedera, Atlet DKI Sabet Emas Loncat Indah"