Dicari, Gedung Pengganti Istora GBK

No comment 135 views

Berikut artikel Dicari, Gedung Pengganti Istora GBK, Semoga bermanfaat

JAKARTA, Kompas.com – Turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier pada 2017 tetap mulai diselenggarakan di Jakarta, meskipun ketika ini tengah dicari gedung pengganti Istora Gelora Bung Karno yg mulai direnovasi buat Asian Games 2018.

Usai telah gelaran turnamen BCA Indonesia Open Super Series Premier 2016 (BIOSSP). Penyelengaraan BIOSSP dinilai berjalan dengan baik. Secara pencapaian prestasi, tahun ini Indonesia belum bisa mengirim wakil ke babak final, mulai tapi penampilan pemain-pemain muda yg bersinar di turnamen ini patut diapresiasi.

“Patut disyukuri penyelenggaraan BIOSSP kali ini berlangsung dengan baik, terima kasih kepada BWF, rekan-rekan media dan segala pihak yg sudah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini. dari segi hasil memang belum sesuai harapan karena baru kali ini final Indonesia Open tak dihadiri oleh pemain Indonesia, semoga kedepannya pemain muda dapat lebih berkiprah,” ujar Achmad Budiharto, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara BIOSSP 2016, dalam konferensi pers yg berlangsung di Istora, Minggu (5/6).

“Turnamen ini punya prize money tertinggi, tiap tahun terus menyuguhkan hal baru, supporternya banyak, banyak sekali pemain asing yg senang bertanding ke sini. Semua dapat menikmati pertandingan di sini, PBSI telah menciptakan atmosfer turnamen yg luar biasa. Secara umum aku lihat turnamen ini berjalan sangat baik, bahkan penonton tetap ramai meski di final tak ada wakil Indonesia,” komentar Thomas Lund, Sekretaris Jenderal Badminton World Federation.

“Rencananya BCA memang kembali mulai mensponsori Indonesia Open, mengenai jumlah hadiah, mulai kalian bicarakan lebih lanjut. Kami terus berupaya buat menyajikan yg lebih baik di setiap tahunnya. Hasil lebih nyata kelihatan dari penonton, kita cukup surprise dengan penonton yg dapat menghargai pemain dari negara lain,” kata Inge Setiawati, Corporate Secretary Bank Central Asia (BCA).

Indonesia Open tahun depan tidak lagi diselenggarakan di Istora karena stadion ini mulai direnovasi. Dituturkan Budiharto, Jakarta tetap mulai menjadi pilihan penting penyelenggaraan Indonesia Open. Minimnya fasilitas gedung olahraga dengan kapasitas memadai bagi turnamen sekelas super series premier di daerah, membuat Jakarta kembali menjadi opsi teratas.

“Indonesia Open 2017 tak mulai keluar dari Jakarta. Kami telah mencoba siapkan lokasi baru, Darren Parks (Direktur Events BWF) telah melihat dua tempat namun belum ada keputusan. Kesulitan penting adalah kapasitas gedung. Tempatnya belum mampu diumumkan, yg pasti di daerah Senayan,” tutur Budiharto.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/06/06/13090931/.dicari.gedung.pengganti.istora.gbk
Terima kasih sudah membaca berita Dicari, Gedung Pengganti Istora GBK. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Dicari, Gedung Pengganti Istora GBK"