Di Antara Tiga Pemain China, Gregoria Toreh Sejarah

No comment 74 views

Berikut artikel Di Antara Tiga Pemain China, Gregoria Toreh Sejarah, Semoga bermanfaat

BANGKOK, Kompas.com – Tunggal puteri, Gregoria Mariska berhasil mencetak sejarah baru buat tunggal putri Indonesia di Asia Junior Championships 2016. Gregoria membawa pulang medali perak, setelah tujuh tahun lamanya Indonesia tanpa medali dari sektor tunggal putri.

Capaian Gregoria menjadi yg terbaik setelah tahun 2009. Saat itu Indonesia membawa beberapa medali perunggu dari Ana Rovita dan Febby Angguni. Setelahnya, tunggal putri absen membawa pulang medali dari turnamen ini.

“Senang sih mampu sampai final. Seneng karena badan aku masih kuat dari beregu dan sampai ke final. Apalagi dari awal lawan aku juga tak mudah. Saya benar-benar bersyukur,” kata Gregoria.

Gregoria pastikan medali perunggu setelah kalah dari pemain Tiongkok, Chen Yufei, 23-25 dan 14-21. Laga final kali ini diakui Gregoria tidak dapat maksimal ia mainkan. Pasalnya ia mengalami cedera ketika pertandingan di semifinal kemarin (16/7), melawan Gao Fang jie, Tiongkok.

“Dari kemarin pas semifinal aku jatuh, selalu engkelnya kena. Jadi hari ini dari awal mainnya nggak maksimal. Saya telah usakan yg terbaik, inilah yg mampu aku hasilkan. Saya bersyukur, Puji Tuhan dapat mampu medali perak,” kata Gregoria.

“Game pertama aku maksain, walaupun kaki agak bengkak. Game kedua mau maksain juga. Karena lawan milik pukulan bagus, tetapi relinya tak kuat. Saya mau paksain reli lalu di lapangan. Tapi pas game kedua dia merubah permainan, jadi dicepetin, kaki aku nggak kuat di situ,” ungkap Gregoria.

Bisa tembus ke babak final, Gregoria melalui jalan yg tak mudah. Setelah bye di babak pertama, Gregoria segera ditantang Cai Yanyan, Tiongkok. Kemudian di babak tiga, Gregoria menumbangkan Ha Na Baek, Korea, 21-11 dan 21-13.

Di perempat final, Gregoria ditantang Natsuki Nidaira, Jepang. Gregoria berhasil menang lagi, 19-21, 24-22 dan 21-19.

Babak semifinal, Gregoria harus menghadapi Gao Fangjie, Tiongkok. Mereka pernah sekali berhadapan di World Junior Championships 2015 lalu. Saat itu Gregoria kalah beberapa gim langsung, 24-22 dan 26-24. Namun akhirnya Gregoria mampu membalas kekalahannya tersebut.

“Selamat atas pencapaian Gregoria di Asia Junior Championships 2016 ini. Perjuangan yg luar biasa. Gregoria menghadapi lawan yg tak gampang sejak awal pertandingan. Semoga ini dapat menjadi penyemangat bagi Gregoria buat selalu berprestasi dan penyemangat buat atlet-atlet muda lainnya di masa mendatang,” kata Gita Wirjawan, Ketua Umum PBSI, mengapresiasi pencapaian

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/07/17/20244591/di.antara.tiga.pemain.china.gregoria.toreh.sejarah
Terima kasih sudah membaca berita Di Antara Tiga Pemain China, Gregoria Toreh Sejarah. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Di Antara Tiga Pemain China, Gregoria Toreh Sejarah"