Cedera Pada 2012 Bikin Triyatno Tak Maksimal Di Olimpiade 2016

Berikut artikel Cedera pada 2012 Bikin Triyatno Tak Maksimal di Olimpiade 2016, Semoga bermanfaat

Laporan segera Pipit Puspita Rini dari Rio de Janeiro, Brasil. 

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com  – Lifter putra Indonesia, Triyatno, masih mengalami trauma akibat cedera yg didapatnya seusai Olimpiade London 2012. Hal itu membuat dia tidak dapat tampil maksimal di Olimpiade Rio 2016. 

Triyatno gagal tidak mengurangi jumlah medali yg diraih pasukan Merah Putih. Angkatan terbaik dari lifter yg turun di kelas 69 kg itu masih jauh dari angka medali.

Atlet yang berasal Lampung itu cuma mampu mengumpulkan angkatan snatch sebesar 142 kg ketika berlaga di Riocentro Pavillion 2, Rio de Janeiro, Selasa (9/8/2016). Angkatan ini didapat dari hasil percobaan kedua.

Dia gagal mengangkat jumlah yg sama pada percobaan pertama, dahulu kembali gagal ketika melakukan angkatan ketiga dengan beban seberat 147 kg.

Triyatno juga cuma dapat sekali melakukan angkatan bagi kategori clean & jerk. Dia berhasil mengangkat beban seberat 175 kg pada percobaan pertama.

Pada percobaan kedua dan ketiga dengan beban 182 kg, Triyatno cuma mampu melakukan clean, tapi terus gagal ketika jerk.

Dengan total angkatan 317 kg, raihan Triyatno berada jauh di bawah perolehan para peraih medali nomor ini.

“Masalahnya lebih ke psikis. Saya masih trauma karena cedera setelah Olimpiade London 2012. Latihan juga belum berani maksimal,” kata Triyatno, seusai bertanding.

Triyatno mengalami cedera lutut setelah meraih medali perak pada Olimpiade 2012. Dia harus menjalani operasi buat memulihkan cedera tersebut.

Medali emas nomor ini jatuh ke tangan lifter China, Shi Zhiyong, yg mencatat total angkatan 352 kg (162 kg snatch dan 190 kg clean & jerk). Dari total enam kali angkatan, Shi cuma sekali gagal yakni pada angkatan terakhir clean & jerk seberat 196 kg.

Medali perak diraih Daniyar Ismayilov (Turki) dengan total angkatan 351 kg (163 kg dan 188 kg). Sementara itu, medali perunggu didapat Izzat Artykov (Kirgistan) yg meraih total angkatan 339 kg (151 kg + 188 kg).

Indonesia juga menurunkan lifter I Ketut Ariana pada nomor ini. Dia didiskualifikasi setelah gagal melakukan tiga angkatan snatch seberat 145 kg.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/10/07564101/cedera.pada.2012.bikin.triyatno.tak.maksimal.di.olimpiade.2016
Terima kasih sudah membaca berita Cedera pada 2012 Bikin Triyatno Tak Maksimal di Olimpiade 2016. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Cedera Pada 2012 Bikin Triyatno Tak Maksimal Di Olimpiade 2016"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.