Capaian Manis Penyandang Difabel Dari Kediri

No comment 102 views

Berikut artikel Capaian Manis Penyandang Difabel dari Kediri, Semoga bermanfaat

KEDIRI, KOMPAS.com – Atlet yang berasal Kota Kediri, Jawa Timur, Mei Nanda Sholihah (17), menorehkan segudang prestasi dengan meraih puluhan medali dari cabang atletik, baik tingkat daerah maupun kejuaraan antar-negara.

Dia terjun di dunia atletik sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Prestasinya di level internasional antara yang lain medali emas ASEAN Youth Para Games 2013 di Malaysia dan ASEAN Para Games 2015 di Singapura.

Dalam setiap kejuaraan yg diikuti, dia membawa pulang lebih dari sesuatu medali, termasuk medali emas. Dia bersinar di nomor lari 100 meter, 200 meter, 300 meter, dan 400 meter yg menjadi spesialisasinya.

Pada ASEAN Para Games 2015 di Singapura, dia membawa pulang tiga medali emas. Prestasi yg cukup gemilang mengingat dia yaitu atlet pemula dan cenderung tak dijagokan.

Pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 yg berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Oktober lalu, dia juga tampil menjanjikan. Nanda memborong tiga medali emas.

Dengan segudang prestasinya itu, Nanda seakan memperlihatkan keadaan fisik bukan alangan dalam berkiprah, apalagi cuma berpangku tangan mengandalkan belas kasihan orang lain.

“Saya ingin selalu berlari,” ujar Nanda ketika ditemui di Kediri, Selasa (22/11/2016).

Dia terdaftar sebagai salah sesuatu atlet nasional. Nanda menjalani pelatnas di Solo dengan latihan keras setiap pagi dan sore. Dia tengah siap buat mengikuti ASEAN Para Games di Malaysia tahun depan.

“Saya ingin berkembang pada jenjang lebih tinggi, apalagi pada 2018 Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games,” ucap atlet binaan Karmani, orang pertama yg menemukan bakatnya, ini.

Nanda memang selalu bergerak. Motivasinya selalu terpompa buat mencapai tingkatan yg lebih tinggi. Restu dari kedua orangtuanya, Supriyanto dan Rini Suwarni, senantiasa dikantonginya.

Orangtua Nanda terus memberi dukungan penuh dan menjadi penyemangat. Mereka hidup sederhanda di Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kediri Kota.

“Bapak aku berjualan kelapa di pasar,” ujar anak pertama dari beberapa bersaudara ini.

Meski berjibaku dengan aktifitas sebagai atlet, Nanda tak melupakan tanggung jawab pendidikan formalnya. Nanda tercatat sebagai siswi SMAN 7 Kota Kediri. Sekolahnya juga memberikan dukungan penuh kepada Nanda.

Sang kepala sekolah, Soni Tataq, memberikan keleluasaan untuk Nanda buat mengembangkan bakat. Selama mengikuti pelatnas misalnya, sekolah menyertakan buku-buku modul bagi dibawa ke Solo.

“Kalau pengerjaan tugas biasanya melalui email atau blog punya guru. Prestasi Nanda juga imbang dengan teman-temannya yg lain,” ujar Soni.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/11/22/13515981/capaian.manis.penyandang.difabel.dari.kediri
Terima kasih sudah membaca berita Capaian Manis Penyandang Difabel dari Kediri. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Capaian Manis Penyandang Difabel Dari Kediri"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.