Balapan Sepang, Pelajaran Berharga Sean Gelael

No comment 83 views

Berikut artikel Balapan Sepang, Pelajaran Berharga Sean Gelael, Semoga bermanfaat


KOMPAS.com –
Minggu (2/10/2016), bukan hari keberuntungan buat Muhammad Sean Gelael. Laga ke-10 balapan GP2 di Sepang, Kuala Lumpur, Malaysia, tidak sempat dia ikuti sampai tuntas.

Baru saja balapan dimulai, Sean bersenggolan dengan pebalap MP Motorsport, Daniel De Jong. Akibatnya, ia pun harus masuk pit stop.

Setelah mobil yg ditunggangi pulih, perlahan Sean akan mendahului dua pebalap. Sayangnya, insiden yang lain terjadi di lintasan.  

Saat coba mendahului pebalap Malaysia dari Tim Arden Internasional, Nabil Jeffri, Sean tidak kuasa menyeimbangkan mobilnya.

Mobil yg Sean kendarai pun terpenlintir hingga tidak mampu lagi dipakai melanjutkan balapan. 

“Sayang sekali karena aku sedang menikmati jalannya balapan. Saya menginjak rem terlalu dalam buat menyalip di tikungan. Tentu ini mengecewakan, tapi juga memberi pelajaran berharga bagi saya,” kata Sean.

Sebelumnya pada awai feature race, Sean harus puas finis di posisi ke-16. Upayanya cukup keras karena ia memulai balapan dari urutan ke-20.

Pada sesi tersebut, Sean menyusul beberapa pebalap di depannya. Dua pebalap yang lain kebetulan juga tidak mampu melanjutkan balapan. 

“Selalu tak gampang seandainya mengawali balapan dari barisan belakang. Saya telah berupaya maksimal meskipun hasilnya tak terlalu memuaskan,” kata Sean.

sean-gelael.com Sean Gelael dan Mitch Evans di Sepang, Malaysia.

Berbeda dengan Sean, rekan sesuatu timnya di Pertamina Campos Rcaing, Mitch Evans, menuai keberuntungan, baik pada feature race maupun sprint race. Pada beberapa sesi itu, Evans mendapatkan masing-masing empat poin.

Peluang Evans memang terbuka cukup besar karena dia start dari posisi pertama. Sayang, pebalap yang berasal Selandia Baru itu tidak dapat mempertahankan kecepatan dan harus puas mengakhiri balapan pada posisi keenam.

Dengan tambahan empat poin ini, total  angka yg diraih Evans menjadi 89. Dia pun menempati posisi 10 di klasemen balapan.

Sementara itu, pebalap yang lain dari tim Jagonya Ayam KFC Indonesia, Antonio Giovianzzi, finis di posisi keempat. Giovinazzi pun telah mengumpulkan angka 197 dan masih memuncaki klasemen.  

Di peringkat kedua klasemen ada Pierre Gasly dengan nilai 190 dan Raffaele Marciello 168. Bersama Giovinazzi, merekalah yg masih berpeluang merebut gelar juara dunia pebalap GP2 seri ini.

Hasil akhir klasemen mulai ditentukan dalam balapan seri terakhir di sirkuit Yas Marina Abu Dhabi pada 27 November 2016.  

Untuk kategori tim, Prema Racing telah dipastikan menyabet gelar juara dunia dengan total nilai 387. Peringkat kedua klasemen sementara ditempati Racing Engineering dengan nilai yg terpaut jauh di angka 244.

Adapun di peringkat ketiga klasemen sementara ada Russian Time dengan nilai 238. Sementara itu, tim Pertamina Campos Racing yg mewadahi Sean dan Evans sekarang bertengger di peringkat enam klasemen dengan total nilai 113.

Bila Sean dan Evans dapat mendulang angka di Abu Dhabi, peluang tim bagi masuk lima besar klasemen masih terbuka. Saat ini, peringkat lima  ditempati tim DAMS yg mengoleksi 126 poin.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/10/05/16174441/balapan.sepang.pelajaran.berharga.sean.gelael
Terima kasih sudah membaca berita Balapan Sepang, Pelajaran Berharga Sean Gelael. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Balapan Sepang, Pelajaran Berharga Sean Gelael"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.