Audisi Djarum Beasiswa Fokus Cari Pemain Tunggal

No comment 115 views

Berikut artikel Audisi Djarum Beasiswa Fokus Cari Pemain Tunggal, Semoga bermanfaat

KUDUS, Kompas.com – Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum Kudus, Jawa Tengah, dalam melakukan audisi umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis 2016 berupaya mencari pemain tunggal putra maupun putri yg dapat berprestasi di level internasional.

“Mudah-mudahan pada audisi tahun ini mulai mendapatkan bibit unggul sehingga keinginan mendapatkan atlet tunggal putra maupun putri mampu terealisasi,” kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin ketika menggelar jumpa pers di GOR PB Djarum Jati, Kudus, Senin (29/8/2016).

Apalagi, lanjut dia, ketika ini kaderisasi atlet bulu tangkis makin merata di segala Tanah Air dan kualitasnya juga makin baik.

Dari 729 pendaftar yg melakukan pendaftaran ulang pada hari Senin (29/8) pukul 13.30 WIB, kata dia, tergolong luar biasa karena lebih banyak dibandingkan dengan peminat audisi khusus bagi Kota Kudus tahun lalu.

Upaya mendapatkan pebulu tangkis tunggal putra maupun putri, kata dia, karena atlet yg berprestasi ketika ini dari ganda.

Manajer PB Djarum Fung Permadi mengakui bahwa prestasi yg lebih menonjol ketika ini memang dari atlet bulu tangkis ganda. Oleh karena itu, kata dia, penjaringan atlet bulu tangkis muda berbakat tahun ini tak ada salahnya seandainya ditonjolkan pada tunggal putra maupun putri.

Ia berpendapat bahwa tak setiap generasi dapat menghasilkan altet berbakat, khususnya bagi atlet tunggal putra mupun putri. “Kami masih menghadapi kesulitan dalam menemukan atlet yg memiliki kemauan kuat, seperti Susi Susanti maupun Maria Kristin,” ujarnya.

Pengalaman selama ini, kata dia, setelah menjalani pelatihan selama 4 hingga 6 bulan, semangat atlet muda biasanya akan muncul permasalahan.

Susy Susanti, legenda bulu tangkis Tanah Air, menambahkan bahwa atlet bulu tangkis putra sejauh ini jauh lebih banyak daripada perempuan. “Agar prestasi bulu tangkis pada tunggal putri mampu baik, tentunya regenerasinya juga harus lebih baik, khususnya PBSI agar lebih banyak menjaring atlet perempuan yg berprestasi,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa altet bulu tangkis tunggal putri ketika ini memang kurang gigih sehingga buat mampu meraih prestasi membanggakan di kancah internasional masih kesulitan.

Ivana Lie yg juga legenda bulu tangkis Indonesia menganggap teknik dan kemampuan bermain bulu tangkis generasi muda ketika ini tak kalah dengan negara lain. “Hanya kekurangan atlet bulu tangkis Indonesia ketika ini dalam hal ketahanan fisiknya yg perlu diperbaiki,” ujarnya.

Padahal, kata dia, ketahanan fisik juga berpengaruh besar terhadap mental pemain ketika bertanding. Menurut dia, atlet bulu tangkis yg lolos penjaringan tak sekadar memiliki kewajiban berlatih giat, tapi berkewajiban bagi mendisiplinkan dirinya dalam hal makan, tidur, dan hal-hal yang lain yg bersifat pribadi.

Audisi bulu tangkis di Kabupaten Kudus yaitu kota kesembilan setelah delapan kota yang lain di Tanah Air.

Demi mendapatkan bibit pemain berkualitas terbaik, audisi umum tahun ini mulai menerjunkan tim pencari bakat yg terdiri atas 16 legenda bulu tangkis Indonesia, seperti Christian Hadinata, Lius Pongoh, Denny Kantono, Antonius Budi Ariantho, Eddy Hartono, Juni Kartika, Rudy Herjanto Saputra, Susy Susanti Haditono, Lydia Ivana Lie, Lim Swie King, Simbarsono Sutanto, Ertanto Kurniawan, Kartono, Hariyanto Arbi, Sigit Budiarto, dan Maria Kristin.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/30/00111391/audisi.djarum.beasiswa.fokus.cari.pemain.tunggal
Terima kasih sudah membaca berita Audisi Djarum Beasiswa Fokus Cari Pemain Tunggal. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Audisi Djarum Beasiswa Fokus Cari Pemain Tunggal"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.