Ali, Jadi Juara Dunia Gara-gara Sepedanya Dicuri

No comment 122 views

Berikut artikel Ali, Jadi Juara Dunia gara-gara Sepedanya Dicuri, Semoga bermanfaat

KOMPAS.com — Semua orang tahu bahwa Muhammad Ali adalah juara dunia tinju kelas berat. Namun, barangkali banyak yg belum pernah mendengar cerita bahwa Ali berlatih tinju gara-gara sepedanya dicuri.

Ceritanya, ketika berusia 12 tahun, Ali yg ketika itu masih bernama Cassius Clay mendapat hadiah sepeda dari orangtuanya. Tidak seperti kebanyakan orang berkulit hitam di Louisville, ayah Ali, Cassius, dan ibunya, Odessa, adalah keluarga dari kelas menengah.

Suatu sore pada bulan Oktober, Cassius mengendarai sepeda barunya ke Columbia Auditorium buat ikut dalam pembagian popcorn dan permen gratis. Namun, setelah acara selesai, ia mendapati sepedanya raib.

Cassius Clay muda yg murka kemudian berniat melaporkan peristiwa itu kepada polisi. Saat itu, seseorang memberi tahu bahwa di lantai bawah gedung ada seorang polisi. Kebetulan, lantai bawah gedung itu digunakan sebaga sasana tinju.

Cassius pun menemui polisi bernama Joe Martin, yg sedang berlatih tinju. Ia melaporkan kejadian itu dan berkata bahwa seandainya pencurinya tertangkap, ia mulai menghajarnya dengan tangan sendiri.

Mendengar pernyataan tersebut, Joe Martin menanyakan apakah Cassius mampu berkelahi. Ia menyarankan agar anak muda itu belajar bertinju dulu sebelum mengejar pencuri sepedanya. Maka jadilah, Cassius berlatih tinju.

Enam pekan setelah berlatih dengan Joe Martin, Cassius memenangi pertandingan pertamanya. Martin yg melatihnya terkesan dengan Cassius, bukan cuma karena kekuatan dan kecepatannya, melainkan lebih karena mentalnya yg tak pernah merasa takut atau panik ketika menerima pukulan.

Victor Bender, salah sesuatu rekan berlatihnya sejak usia 12 tahun, menyatakan bahwa Cassius dengan cepat menguasai teknik bertinju dan menjadikan gerakannya sangat natural.

Menurut cerita teman-temannya semasa SMA, Cassius begitu giat berlatih dan sangat mencintai tinju, sampai-sampai ia tidak jarang berangkat sekolah sambil berlatih berlari mengejar bus sekolah.

Cassius yg sejak awal ingin menjadi juara dunia selalu melanjutkan latihan tinju, walau Bender kemudian beralih ke olahraga bola basket. Pada usia 18 tahun, Cassius yg menjadi petinju amatir sudah memenangi enam kejuaraan Kentucky Golden Gloves dan beberapa kejuaraan nasional Golden Gloves.

Pada musim panas 1960 setelah kelulusan SMA, Cassius, yg telah memenangi 100 pertandingan dan cuma 8 kali kalah, mewakili Amerika Serikat dalam Olimpiade Roma, dan berhasil membawa pulang medali emas.

Setelah kemenangan itu, Cassius menjadi petinju profesional, dan mengubah namanya menjadi Muhammad Ali.

Walau sepeda dan pencurinya tak pernah ketemu, Cassius Clay alias Muhammad Ali justru menemukan jalan yg kemudian mengantarnya menjadi juara dunia paling dikenal sedunia.

 

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/06/07/19470751/ali.jadi.juara.dunia.gara-gara.sepedanya.dicuri
Terima kasih sudah membaca berita Ali, Jadi Juara Dunia gara-gara Sepedanya Dicuri. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ali, Jadi Juara Dunia Gara-gara Sepedanya Dicuri"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.