Adaptasi Cepat Sean Gelael

No comment 73 views

Berikut artikel Adaptasi Cepat Sean Gelael , Semoga bermanfaat

ABU DHABI, KOMPAS.com – Pebalap muda Indonesia, Muhammad Sean Gelael, dapat cepat beradaptasi dengan calon tim barunya, Arden International.

Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya performa Sean pada sesi uji mencoba selama tiga hari yg berakhir Jumat (2/12/2016) malam waktu setempat (Sabtu dini hari WIB) di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

“Sejauh ini semuanya bagus dan aku cukup senang. Saya juga berterima kasih kepada tim Arden karena kerja sama kita cukup baik. Mudah-mudahan ke depan semuanya dapat berjalan sesuai dengan yg kita harapkan,” ujar Sean.

Pada sesi pembuka hari pertama, Rabu (30/11/2016), Sean mencatat waktu putaran terbaik 1 menit 50,594 detik dan menempati urutan kedelapan pebalap tercepat.

Pada sesi kedua, Sean membuat catatan putaran lebih cepat yakni 1 menit 49,709 detik dan berada di urutan ke-10.

Pada Kamis (1/12/2016), Sean menjalani latihan simulasi balap dengan melahap 17 putaran nonstop. Hasilnya, rata-rata waktu yg dibukukan Sean adalah 1 menit 53 detik, jauh lebih bagus dibanding saat balapan terakhir bersama tim Pertamina Campos Racing, akhir minggu lalu.

Pada Jumat, Sean kembali membuat catatan waktu yg impresif. Setelah melakukan tes simulasi balapan pada sesi pagi, sorenya Sean membuat torehan 1 menit 49,385 detik.

Bagi Sean, catatan waktu itu yaitu rekor tercepatnya selama latihan. Sean berada di urutan kedelapan pebalap tercepat.

Dalam tes tiga hari di Yas Marina, Sean telah bekerja sama dengan Gaetan Jego sebagai engineer-nya. Jego direkrut dari tim ART Grand Prix yg memiliki segudang pengalaman di ajang balap F3 maupun GP2.

Namun, Sean masih menggunakan set-up murni mobil tim Arden. Hal ini dikerjakan bagi mengetahui level kemampuan Sean.

Hasil Sean cukup bagus karena catatan waktunya terus lebih bagus dari tandemnya, Antonio Giovinazzi (Italia), pada hari pertama, serta Luca Ghiotto (Italia) pada hari kedua dan ketiga.

Tim Arden Internasional belum menentukan nama pebalap kedua yg bakal menjadi tandem Sean pada musim 2017.

Selain Giovinazzi dan Ghiotto, pebalap Perancis, Norman Nato, dan pebalap Inggris, Jordan King, juga masuk dalam kandidat pebalap mereka.

Pada musim 2016, Nato dan King yaitu pebalap tim Racing Engineering. Nato mengakhiri musim 2016 dengan berada di peringkat ke-5 klasemen berkat torehan 136 poin, sedangkan King duduk di posisi ke-7 dengan 122 poin.

Pada sesi uji mencoba di Sirkuit Yas Marina, Nato sama sekali tak ambil bagian. Berbeda halnya dengan King yg sempat menjalani tes dengan tim Dams dan MP Motorsport.

Sementara itu, tim Racing Engineering menjalani sesi uji mencoba kali ini dengan beberapa pebalap yakni Gustav Malja dan Louis Deletraz.

Setelah sesi tes resmi tiga hari ini, para pebalap mulai menjalani musim liburan yg panjang. Balapan GP2 Series 2017 mulai dimulai lagi dengan tes pramusim yg kemungkinan mulai diadakan di Bahrain dan Barcelona, sekitar April-Mei.

Pada musim 2017, mulai ada dua wajah baru yg menjadi rookie. Mereka adalah para pebalap yg musim dahulu tampil penuh di ajang balapan GP3, di antaranya Charles Leclerc yg yaitu juara umum, Antonio Fuoco, dan Alexander Albon, runner-up dari Thailand.

 

 

 

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/12/03/21523611/adaptasi.cepat.sean.gelael.
Terima kasih sudah membaca berita Adaptasi Cepat Sean Gelael . Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Adaptasi Cepat Sean Gelael"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.