Ada Peran Motivator Di Balik Kesuksesan Tontowi/Liliyana

No comment 135 views

Berikut artikel Ada Peran Motivator di Balik Kesuksesan Tontowi/Liliyana, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Di balik keberhasilan pasangan ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, meraih medali emas Olimpiade Rio 2016, ada peran motivator yg berhasil menaikkan semangat mereka ketika berlaga pada event tersebut.

Motivator tersebut yaitu rekomendasi dari ayah Liliyana, Beno Natsir. Kebetulan, sang motivator masih memiliki hubungan saudara.

“Dua pekan sebelum Olimpiade, Tontowi/Liliyana mendatangi motivator, Putra Lengkong. Dia masih saudara dengan kami. Di sana mereka mendapat motivasi bagaimana cara mengatasi ketegangan di lapangan,” kata Beno ketika ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Selasa (23/8/2016).

“Owi (Tontowi) saat error permainannya suka drop. Setelah mendapat masukan dari Putra Lengkong bagaimana mengatasi ketegangan, mereka jadi bersemangat karena merasa cocok. Owi sampai bilang kenapa tak dari dulu,” ucap Beno.

Menurut Beno, biasanya Liliyana lebih banyak memberi nasihat kepada Tontowi. Setelah mendatangi motivator, Liliyana menjadi lebih yakin dengan Tontowi.

“Kami sebelumnya kadang bercerita tentang kendala yg dihadapi Butet (Liliyana) kepada Putra Lengkong. Oleh karena itu, Putra Lengkong segera menyampaikan kalau Owi harus ditangani segera olehnya dan itu benar-benar diterapkan selama Olimpiade sehingga ketika melakukan kesalahan, dia tahu apa yg harus diperbuat,” ujar Beno.

Dari situ, Beno memiliki keyakinan bahwa Tontowi/Liliyana dalam performa yg bagus ketika berlaga pada Olimpiade.

“Pada dasarnya, Butet yaitu pemain yg disiplin dan tak mau kalah. Kalah sama kakaknya ketika main saja dia dapat menangis. Selain itu, dia terus berlatih sendiri di pelatnas ketika pemain yg yang lain istirahat. Rasa tanggung jawab dia besar,” tutur Beno.

Beno mencontohkan, ketika Olimpiade London 2012, Owi kelihatan bingung saat banyak melakukan kesalahan. Kala itu, Beno tiba segera ke London menyaksikan pertandingan Tontowi/Liliyana.

“Pada Olimpiade Rio, kelihatan jelas perubahan yg terjadi pada diri Owi. Permainannya sangat bagus, ujar Beno.

Setelah kemenangan Tontowi/Liliyana, banyak orang yg tiba ke kediaman orang tua Liliyana membawa bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Sebagai bentuk rasa syukur, aku berikan mereka uang masing-masing Rp 50 ribu. Selain itu, aku memberikan servis kepada pelanggan di bengkel agar mampu membayar seikhlasnya sebagai bonus karena rezeki terbesar aku adalah Butet mampu jadi juara,” ucap Beno.

Dengan medali emas yg didapat, Beno berharap Liliyana tak segera menetapkan pensiun dari dunia bulu tangkis.

“Sayang sih kalau masih dapat berpretasi, tapi segala terserah dia karena adik junior di pelatnas belum ada yg menonjol prestasinya,” ujar Beno.

Atas prestasinya tersebut, Tontowi/Liliyana mulai mendapat bonus dari pemerintah masing-masing Rp 5 miliar. Mereka juga akanĀ  mendapat bonus dari PBSI sebesar Rp 1 miliar.

Makanan khas Manado yg diracik sang Mama, Olly Maramis, juga mulai jadi bonus istimewa untuk Liliyana. Sang Mama yg pintar memasak sudah menyediakan masakan ayam rica-rica, woku, nasi caha, dan dabu-dabu roa. (Delia Mustikasari)

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/08/23/22310081/Ada.Peran.Motivator.di.Balik.Kesuksesan.Tontowi.Liliyana
Terima kasih sudah membaca berita Ada Peran Motivator di Balik Kesuksesan Tontowi/Liliyana. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ada Peran Motivator Di Balik Kesuksesan Tontowi/Liliyana"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.