12 Atlet PON 2016 Positif Doping

No comment 112 views

Berikut artikel 12 Atlet PON 2016 Positif Doping, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Setelah melalui pemeriksaan di National Dope Testing Laboratory di New Delhi, India, sebanyak 12 sampel urine atlet peserta Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016 diindikasi mengandung zat doping.

Jumlah masalah kali ini meningkat dibandingkan dengan temuan PON Riau 2012.

Berdasarkan keterangan yg dihimpun Kompas dari pihak-pihak yg berwenang dalam tes doping PON 2016, ke-12 atlet dengan sampel urine positif doping itu tampil di cabang berkuda, menembak, serta angkat besi dan binaraga.

Hasil tersebut telah diserahkan kepada para pihak yg berkepentingan, merupakan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Ketua Panitia Besar PON Jabar 2016, dan Ketua Umum KONI.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto, yg dihubungi ketika berada di Madrid, Spanyol, Senin (28/11), mengatakan, ada sejumlah atlet PON Jabar 2016 yg tersangkut perkara doping.

“Informasi itu betul. Jumlah atlet yg tersangkut masalah doping meningkat daripada jumlah atlet di PON Riau 2012,” katanya.

Gatot mengatakan, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga telah mengetahui temuan terkait perkara doping itu.

Konfirmasi mengenai hasil laporan itu juga dikatakan Ahmad Heryawan, Ketua Umum PB PON Jabar 2016, yg juga Gubernur Jawa Barat.

“Secara pribadi aku telah mengetahui hasil laboratoriumnya. Saya telah menerima laporan dari Sub-Bidang Kesehatan PB PON,” kata Ahmad di Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Walaupun demikian, Ahmad menilai jumlah atlet yg terbukti positif doping relatif kecil dibandingkan dengan total jumlah medali emas yg diperebutkan, sebanyak 765 medali.

“Pelanggarannya relatif kecil karena jumlahnya mampu dihitung dengan jari atau masih dalam batas kewajaran,” kata pria yg kerap disapa Aher itu.

“Itu mampu dilihat dari sampel urine yg diperiksa, hasil yg positif doping jauh di bawah 50 persen. Jangankan di PON, dalam ajang Olimpiade saja juga terjadi pelanggaran penggunaan doping.”

Dibandingkan dengan temuan pada PON sebelumnya, jumlah temuan kali ini yaitu temuan terbanyak, merupakan 12 sampel urine yg terindikasi positif.

Pada PON Kalimantan Timur 2008 terdapat lima sampel yg positif mengandung zat doping. Sementara pada PON Riau 2012 terdapat delapan sampel urine yg positif mengandung zat doping. “Meningkat dalam arti yg tak baik,” ujar Gatot.

 

Versi cetak artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 29 November 2016, di halaman 1 dengan judul “12 Atlet PON 2016 Positif Doping”.

Sumber: http://olahraga.kompas.com/read/2016/11/29/08010481/12.atlet.pon.2016.positif.doping
Terima kasih sudah membaca berita 12 Atlet PON 2016 Positif Doping. Silahkan baca berita lain tentang Olahraga lainnya.

Tags:

Leave a reply "12 Atlet PON 2016 Positif Doping"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.